Posts

Showing posts from March, 2013

You Only Become Manager Once

Image
I love my career now, become manager. Sempet kepikiran sih untuk jadi manager tim profesional suatu saat nanti, tapi itu bukan target. Kayak semacem keinginan yang nggak harus terwujud aja. Kalo bisa ya oke, kalo nggak sih juga nggak ambisius banget.
Saya nggak pernah tau kalo ternyata banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari sebuah olahraga yang namanya basket ini. Dulu saya kira, basket itu cuma identik sama badan tinggi, cowok ganteng, rebut-rebutan bola, lari sana-sini, cewek-cewek cantik, dan popularitas. Ternyata semua itu hanya gambaran FTV yang bualan belaka. Di balik semua itu ada banyak pelajaran moral yang bisa kita ambil. Banyaknya itu nggak cuma sepuluh atau berapa ya, ratusan. Sampe saya nggak bisa inget satu-satu. Hal pertama yang saya dapet ketika jadi manager adalah harus sabar. Itu kunci dari semuanya. Karena kamu harus bertemu dengan banyak orang, ngobrol dengan banyak orang, berhubungan dengan banyak orang, dan kamu harus bisa menyatukan pikiran banyak orang…

Ah.. College..

Image
I'm just still in the second year of senior highschool but already confused with what university I'll choose on the next year.
I told you so many times that I really wanted to be included by the family of Univesity of Indonesia. Pengen banget Sastra Perancis dan bisa kerja di Perancis plus travelling juga.. But then one day, waktu lagi santai-santai sore tiba-tiba Bapak dan Ibu bilang, "kenapa nggak coba apply beasiswa keluar?" HAH? Keluar? Bapak dan Ibu menyarankan saya untuk coba apply ke beberapa universitas beda negara seperti National University of Singapore, atau University of Queensland, dan mungkin bisa jadi Oxford atau Harvard University. Saya sih pengen-pengen aja. Tapi dari semua pilihan universitas itu saya masih kurang yakin karena rata-rata semuanya universitas yang high-class dan kurang cocok di bidang linguistik.  Awalnya saya masih mempertahankan pendirian saya sih untuk tetap apply  SNMPTN Undangan ke UI, apalagi setelah kemarin saya habis dari UI.…

#KOMPeKexperience from #KOMPeKians

Image
So I just join a kind of economic competition at University of Indonesia, 17th March 'til 22nd March ago. How could I join economic competition while I was a languange stream student? Hahaha that's gonna be a very long story.  Singkat cerita aja, beberapa bulan lalu saya dapat tawaran dari pembimbing saya di les-lesan yang nawarin buat ikutan lomba di UI karena dia tau kalau saya pengen banget masuk UI, even di sastra. Waktu saya lihat itu lomba yang ngadain Fakultas Ekonomi, saya sempet males-malesan. Ekonomi jelas-jelas bukan bidang dan minat saya. Bener-bener anti lah. Tapi nyatanya saya tetep dipaksa. Katanya, "lumayan kalo menang bisa buat modal kamu masuk UI nanti." Ya saya pikir bener juga lah. Akhirnya saya ikutin aja deh. Dan betapa nggak nyangkanya saya bahwa ternyata dari sekian banyak peserta yang kirim business plan puji Tuhan banget kelompok saya lolos ke grand final  di UI.  Lomba itu dijuluki KOMPeK dan tahun ini adalah tahun ke 15nya. Diadakan oleh …

"Kesuksesan sebuah tim dilihat dari managemennya.."

Image
Terjadi banyak perubahan dalam hidup saya semenjak saya memutuskan untuk menjadi manager sebuah tim. Seperti yang pernah saya ceritakan di postingan saya beberapa waktu yang lalu bahwa saya sekarang sedang memanageri tim basket SMA Negeri 1 Salatiga (which is sekolah saya sendiri). Awalnya saya menolak keras tawaran ini dengan alasan pengin fokus sama masa depan. Eh tapi ujung-ujungnya diterima juga dengan alasan(lagi) coba-coba. Tapi saya tidak tahu, dari sekedar coba-coba itu ternyata bisa mengubah segala aspek yang ada dalam kehidupan saya. Karena memang saya tidak mempunyai gambaran apapun akan seperti apa menjadi manager, apa yang harus dilakukan, dan modal apa saja yang saya butuhkan, karier saya sebagai manager memang benar-benar saya mulai dari nol. Saya nggak diajari apa-apa sama manager sebelumnya, paling cuma tentang teknis pendaftaran dan sebagainya, selebihnya? Saya belajar sendiri, cari referensi, dan kepentoknyya kalau memang nggak ngerti ya baru nanya. Saya melakukan …